suciwomantri

hidup ini singkat (let's be friend)

faithfulness in love

Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Namun ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!

Usianya sudah tidak muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya– karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing- – Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat berhasil’.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:

“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air mata si sulung berlinang.

“Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku. ..Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit.” Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya

Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.

Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit…” Sambil menangis

” Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”.

Kisah Paling Menyedihkan         

1 Komentar »

Tugas bikin cerpen (check it out)

Super Lowman

Tak kusangka penguasa malam berangsur pudar dari tempat peraduannya, perlahan namun pasti matahari akan bangkit dan duduk di singgasananya. Heningan pagi menyaingi getaran jiwa sang ksatria pagi. Kring.. kring.. jam weker merengek bercampur dengan suara ngorokku yang terdengar merdu bak lagu klasik yang tenggelam oleh ganasnya zaman tak berprikemanusiaan, digantikan dengan lagu lagu yang bisa membuatku tidur lebih lama itu. Ku kumpulkan sisa sisa jiwa berserak yang telah tercecer bersama mimpi mimpi indah melambungkan jiwa tadi malam. Abstrak dan romantis! Mataku menerobos dinding dinding kehidupan sampai jauh aku berlari mengelendingi alam pikiranku, aku kembali pada bayangan mimpi mimpi indah itu. Yaa, dia sang bidadari surga yang terdampar dihatiku. Kucoba tuk hilangkan kabut kabut sorot tajam matanya dalam pikiran yang tak singkron dengan kendali jiwa yang terseok seok meninggalkan kuatnya magnet relung jiwaku yang telah terpahat oleh nama seorang gadis keji yang berani mencuri hatiku tanpa izin.

Jiwa telah menyatu sempurna dalam raga, ku hentakkan langkah menuju kehidupan nyata. Kubuka aroma segar menenangkan jiwa menuju genangan air yang menari nari hendak menenggelamkanku, yaa itulah kamar mandiku. Ornamen ornamen kesederhanaan sebagai khalifah penjelajah ruang dan waktu tergurat jelas dalam lintas sudut kamar mandi ini. Sebagai anak kost, tak terlihat onggokan emas disana, hanya sebatang sikat gigi, sabun, shampoo dan sehelai handuk berpori pori mulai membesar yang membiarkan sinar matahari menerobos kulitku lewat celahnya. Aku memecah kesunyian yang tak bertuan ini, lirik lirik lagu gleen fredly yang bisa membuat diriku berkecamuk dengan kegalauan aku nyanyikan, namun seolah seisi kamar mandi jungkir balik menertawakan suara sang pahlawan kesiangan pemburu ilmu seperti aku ini. Aku teringat pada sesosok lelaki muda 3 tahun lalu yang mengatakan suaraku saat bernyanyi seperti nenek nenek yang sedang sakaratul maut. Gemercik gemerik air itu aku tumpahkan ke badanku, tak kuduga gigiku menyatu setiap detik, aku kedinginan! Pikiranku pun melambung jauh memecah atap atap kesadaran, namun aku sadar! Aku sadar! Muka garang bak kerikil neraka yang dijatuhkan kedunia dengan kumis lebat berjejer bagai senjata yang siap mengkeker mangsanya hadir didalam anak pikiranku, dunia kecilku hancur. Memori memori berdebu itu tersapu  oleh angin insting yang kuat, aku merasa ada yang hilang dariku, yaitu kemerdekaan jiwa. Namun tampaknya malaikat hadir dalam celah celah pengharapanku, aku tertawa kecil bersama setan setan di dalam hatiku.

Ku jejali jalanan dengan motorku yang berwarna hitam, aku berkutat dengan jejalan motor lain, mobil , dan angkot yang makin menambah identitas kemerosotan Negara dengan deburan asap yang memudarkan langit biru bersama gempuran knalpot yang berteriak teriak memerahi jalanan, bumi ini semakin sekarat. Aku melaju bak Valentino Rosi yang memecah jalan di lap lap terakhir menuju kemenangan. Namun hampir saja, malaikat pencabut nyawa menulis namaku dalam daftar pencarian orang, tapi untunglah dewi fortuna melarangnya. Tak jadi aku terobos lampu merah itu, mataku tersamarkan dengan asap yang menggerogoti udara pagi ini. Bunyi klakson di belakang sana seolah mentolol tololkanku, namun aku tak peduli. Kurasa inilah jiwa muda yang mengalir dalam darahku, namun mereka seharusnya mengerti tak mungkin aku sekonyong konyong dengan sengaja ingin menerobos lampu merah itu dan menjemput takdirku secepat ini.

Makin lama makin nyata bentuk gedung tempat bernaungku, kuparkirkan motorku  bersama deretan motor lainnya, yang telah mengungsi sebelum aku. Deretan motor ini membuat  aku merasa seperti gorengan yang batu diangkat dari penggorengannya, panas dan berminyak, atau seperti ayam yang baru saja di ‘geprek’ di meja dapur. Aku harus pandai meliuk liukkan tubuhku di sela sela motor ini. Ku hentakkan kakiku diatas tanah yang masih nyaring bunyinya menyambut kehadiranku. zeep, sekelebat sosok yang tertangkap oleh bola mata menyengat ubun ubun kepalaku, aku merasa gosong dengan keadaan ini. Jantungku seperti copot dari sarangnya, menghancurkannya bagai laksamana mengamuk. Andai saja ada titisan malaikat dapat sampaikan berlusin lusin salamku padanya. Kilasan wajah beberapa detik yang lalu membuatku merasa tak menginjak bumi berjam jam, kusaksikan saat wanita yang ada di dalam mimpiku tadi malam menjadi nyata, berjalan dan tertawa bersama teman temannya membuatku seperti orang yang tak waras, mulutku ternganga bagai pintu yang tak berhandle lagi. Aku memutuskan untuk kabur dari pusaran ini. Sampai di kelasku, aku meletakkan tasku dan bersiap menengadahkan tangan kepada Tuhan, dan mulai melantunkan butir butir syair belenggu jiwa yang akan kuhadapi sebentar lagi, ide awalku yang ingin membuat deretan pencerah jiwa aku urungkan, yaitu contekan! Karena aku adalah sosok lelaki tangguh yang bermoral dan cerdas. Aku memiliki ide yang lebih bagus aku tidak usah bersusah susah membuat contekan, menghabiskan tinta pena saja. Lebih baik aku contek saja tetes tetes perjuangan temanku dalam menegakkan bendera keberhasilan itu, aha! Cemerlang sekali buah pemikiranku itu. aku merasa kepalaku mengeluarkan tanduk, mukaku berubah menjadi merah dan taring taring gigiku menjadi panjang hingga melubangi bibirku.

Ujian di mulai, dosen itu mengawasi kami dengan sudut bola matanya, dan juga tatapan matanya itu memenjarakan gerakku. Dalam bayanganku tangannya yang kekar seperti Ade Rai 25 tahun yang akan datang itu siap mendarat di mejaku dan merobek robek pengorbananku dengan sepenuh emosi, jika aku tetap saja menjalankan misi yang aku persiapkan ini. Namun bensin dalam otakku sudah berada tepat di garis merahnya, aku berhenti di tengah jalan, oh tidak tepatnya di awal jalan. Alarm tanda bahaya telah berbunyi bunyi seirama dengan nafasku yang saling berlomba memburuku. Dalam imajinasiku Iblis menggodaku dan mengelus ngelus kepalaku mengajakku melewati jalan pintas, namun aku tak menurutinya. Elusan itu berubah, sang iblis mengetok dan memukul kepalaku karena aku tak menurutinya, sepertinya dia menendang kepalaku dengan tendangan bebas yang menciptakan gol sehingga kepalaku mencongak ke bangku temanku, dan aku mencoba mengais ngais data yang bisa kupindahkan ke lembar jawabanku. Atau harapan konyol yang terlintas di batas sudut lain pikiranku. Seperti, angin bertiup sangat kencang dan menerbangkan kertas jawabannya ke atas mejaku, dan dosen itu terbang terbawa pusaran angin, dan aku pun mendapat nilai A.  ah, khayalanku seperti anak kecil yang baru bisa berjalan, terlalu mengada ada.

Kini aku terjerembab dalam kuali permasalahan yang siap menampungku. Karena segala peluh perjuangan tak membuahkan hasil, aku mencoba untuk menggerakkan mesin dalam otakku yang sudah mulai berkarat ini. Ada beberapa soal yang aku jawab yakin, karena materi itu tidak sengaja aku baca kemarin. Selebihnya, ridha Tuhan yang kunanti, berharap Tuhan melihat ketulusan jiwaku dalam bermohon, hehehe. Kubaca surat Al- Fatihah, Alam Nasrah sambil menunjuk nunjuk jawaban yang ada  di kertas soal itu, sesuai dengan makna yang terkadung dalam surat Alam Nasrah yang dikatakan bersama kesulitan itu ada kemudahan, aku seolah menagih janji kepada Tuhan dengan cara yang sedikit memaksa. Rasanya ruangan ini menjelma menjadi sebuah jalan sempit, dan aku ingin berlari ke ujung jalan itu. sinyal do’aku tidak sampai kepada Tuhan, dan juga video video ilmu tak bergerak karena bufferingnya lama, ya kurasa ini karena pulsa modem yang tak ku isi- isi dalam otakku.

Ah, akhirnya berakhir juga lingkaran setan ini. Kini kutenteng badaku yang letih ini menuju tempat kost. Sesampainya di tempat kost kujajaki jejeran tangga tangga ini. Di depan kamarku, ada hal yang berbeda, namun aku tak sadar apa yang terjadi. Langsung kubenamkan badanku ke kasur yang empuk ini. Tiba tiba mataku menyalak, “loh kok pintu kebuka ya tadi? Ga aku kunci apa?” pertanyaan itu memantul mantul di kepalaku, kutatap seisi sudut kamar. Dan mataku terpaku pada rak sepatu, kuamati dengan saksama. Sepertinya ada yang kurang. Aaaa.. sepatuku raib. Aku berlari ke rak sepatu itu, 3 pasang sepatuku tak bertengger di tempatnya lagi. Sepatu pantofel, nike, dan adidas ku digondol maling! Dan yang lebih menyedihkanku lagi, kaos kaki yang terselip di dalam sepatu itu diabaikan dari modus penjarahan ini. kurasa bau kaos kaki yang tidak dicuci seminggu itu masih enak dicium. Aku larut dalam kubah kebingungan, namun ya sudahlah mungkin ini peringatan karena kecerobohanku yang tidak mengunci pintu.

Tinggalkan komentar »

Gombalan maut berdasarkan jurusan kuliah

Jurusan Perminyakan: Kalo aku jadi SPBU, pasti tiap hari ada tulisan ‘CINTA HABIS’ soalnya kamu telah memborong semua cintaku.

Jurusan Sistem Informasi: Kayanya laptopku error deh, soalnya tiap mau ngetik deket-deket kamu font yg keluar selalu Times New “Romance”.

Jurusan Teknik Informatika: Ketika virus yang bernama CINTA.exe menyerang hatiku yang membuatku teringat selalu padamu.

Jurusan Teknik Elektro: Aku memang anak elektro, tapi akupun tak mengerti kenapa sentuhanmu bisa menyetrum kalbuku.

Jurusan Geofisika: perlu banyak alat untuk tahu apa isi bumi, tapi tak perlu banyak alat untukmu mengetahui isi hatiku

Jurusan Kedokteran: tanpa membedah isi hatimu pun, aku tahu kamu mencintaiku

Jurusan Teknik Lingkungan: Senyummu bagaikan global warming, yang mampu mencairkan isi hatiku.

Jurusan Seni Rupa: Kau warnai duniaku dengan cinta dan kasih sayang.

Jurusan Seni Musik: aku dan kamu bagaikan nada-nada yang bila berkumpul akan membentuk suatu harmoni

Jurusan Keperawatan: Mencintaimu bagaikan diare, tak dapat ditahan lagi

. Jurusan Farmasi: Sampai sekarang, aku belum menemukan obat untuk menyembuhkan hatiku yang kecanduan cintamu

Jurusan Kimia: Kau bagaikan alkohol yang memabukkan dan membiusku bagai eter

Jurusan Kedokteran Hewan: Aku penyayang binatang, jadi aku tidak peduli meski kamu itu buaya

Jurusan Tata Busana: Indahnya baju yang kau kenakan itu pasti seindah hati orang yang mengenakannya

Jurusan Kepolisian: aku nggak akan tilang kamu meski kamu parkir di hatiku dan otakku setiap saat Jurusan

Teknik Metalurgi: cintaku padamu tak kalah membara dibandingkan api dalam tanur

Jurusan Hukum: salah apa aku hingga aku terpenjara dalam cintaku kepadamu

Jurusan Manajemen: kalo aku jadi George R. Terry aku akan mengganti fungsi manajemen dari P.O.A.C menjadi L.O.V.E karena aku selalu teringat wajahmu.

Jurusan Pertanian: Entah sejak kapan kau tanamkan bibit cinta ini di hatiku

Jurusan Perikanan: Kamu abis mancing ya? hebat kan aku tau soalnya di kail kamu ada hati aku tuh nyangkut

Jurusan Tata Boga: Kalo teh dikasih gula kan jadi Teh Manis, coba kalo Teh dikasih kamu, pasti jadi Teh Cantik.

Jurusan Arkeologi: Aku mau masuk jurusan Arkeologi biar bisa terus menggali dimana letak cinta kamu

Jurusan Matematika: Hidupku tanpamu bagaikan cos90=0. Kau dan aku adalah sin90=1 dan selalu bersamamu adalah tan90 = tak terhingga.

Jurusan Teknik Pertambangan: kecantikanmu bagaikan intan permata yang berkilau dengan indahnya

Jurusan Psikologi: Percuma aku masuk jurusan psikologi, karena aku masih tergila-gila kepadamu

Jurusan Akuntansi: Tanpamu aku tidak sempurna, bagaikan neraca lajur yang belum disesuaikan.

Jurusan Cinematografi: andaikan kisah cinta ini kujadikan film, pasti banyak yang iri karena aku bisa mendapatkanmu.

Jurusan Fotografi: Boleh minta foto kamu? Soalnya aku mau nunjukin ke semua orang bahwa malaikat itu ada.

Jurusan Kesehatan Masyarakat : Aku rasa, setiap orang yang melihat kamu akan kebal dari semua penyakit karena vitamin Cinta yang kamu berikan.

Jurusan Sejarah: Seandainya sekarang adalah tanggal 28 Oktober 1928, aku akan ubah naskah Sumpah Pemuda menjadi Sumpah Aku Cinta Kamu.

Jurusan Biologi: Apabila kita DNA, aku tidak mau ada enzim polimerase, agar kita tidak akan terpisahkan.

Jurusan Ekonomi: Cintaku padamu bagaikan pertumbuhan ekonomi China, selalu meningkat!

Jurusan Sastra: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T V W X Y Z. oops! I Miss U..

Jurusan Geografi: Jika hatiku adalah kompas, maka kamu adalah arah Utara. Hatiku yang akan selalu mengarah kepadamu.

Jurusan Statistika: Kalau kamu tanya berapa banyak frekuensi kamu datang ke pikiranku, jujur.. cuma sekali. Soalnya gak pernah pergi lagi sih.

. Jurusan Arsitektur: Aku rasa sebentar lagi ruangan ini akan bertambah sempit. Karena bunga-bunga cintaku padamu mulai tumbuh memenuhi sudut ruang ini.

Jurusan Telekomunikasi (Transmisi): HP udah dimatiin, tapi tetap diusir dari pesawat, katanya sinyal cintaku ke kamu ganggu sistem komunikasi.

Jurusan Hubungan Internasional: Aku ga perlu jauh-jauh ke Perancis buat nemuin kamu, kamu kan udah jadi Princess di hatiku.

Jurusan Agama: Lupa agama? Neraka! Lupa orang tua? Durhaka! Lupa sesama? Biasa! Tapi lupa ama kamu? Mana bisa!

Jurusan Fisika: Menurut Einstein, energi adalah massa dikali kuadrat kecepatan cahaya. Menurut Britannica, energi adalah suatu kapasitas untuk melakukan kerja. Menurut aku,energi adalah kamu…

Jurusan Perpajakan: Kalo kamu menjadi fiskus, akan selalu kulebihbayarkan pajakku agar kau terus datang dan memeriksaku (dari Siapa aja boleeee)

Jurusan Teknik Kimia: Cintaku padamu bagaikan CSTR (Continuous Stirred Tank Reactor) dengan pemanasan steam langsung dan steady state. selalu panas membara, teraduk-aduk di dalam hatiku. (dari @anggraenidevi)

Jurusan Teknik Sipil: Jembatan dibangun untuk menghubungkan dua daratan, tapi cintaku dibangunkan untuk menghubungkan dua hati. Hatiku dan hatimu. (dari herymuhendra)

Jurusan Bioteknologi: Aku tidak tahu mengapa, sepertinya kultur cinta mu ini tumbuh selalu dalam fase eksponensial di media hatiku. (dari Ninditasya)

Jurusan astronomi: Gravitasi yang terdapat pada hati kita, kunamakan itu cinta. (dari @loecalvin)

Jurusan meteorologi: Tak perlu aku takut hari terus hujan atau dingin bersalju, karena kamulah matahari jiwaku yang senantiasa bersinar.

(dari @loecalvin) Jurusan Psikologi: Pak Dosen bilang, Love itu terdiri dari Passion, Commitment, dan Intimacy… Tapi buatku tambah satu: KAMU. (dari selenatiedoll)

Jurusan Komunikasi: Aku tau semua definisi komunikasi. IP aku 4. Tapi satu yang aku ga bisa, mendefinisikan kata-kata cinta yang kamu ucapkan. Itu lebih rumit daripada definisi komunikasi menurut Theodore M. Newcomb. Tapi kamu selalu membuat aku mengerti setiap definisi, Sayang.. (dari @faizalkahfi)

Jurusan Bisnis : Kalau hatiku toko, kamulah pelanggan yang membuatnya bangkrut karena semua isinya kuberi gratis untukmu (dari Andintya)

Jurusan Teknik Mesin : Hatiku dalam mencintaimu adalah mesin yang tak pernah mati untuk bekerja. (dari Andintya)

Jurusan Farmasi : Tidak akan ada ramuan atau obat yang dapat menghentikan cintaku padamu, karena cintaku adalah ramuan tidak terlihat yang bersifat kekal. (dari Andintya)

Jurusan Sastra : seorang Kahlil Gibran pun pasti bingung untuk mendeskripsikan perasaanku padamu. terlalu dalam, merasuk kalbu, dan memabukkan. (dari Andintya)

Jurusan Penerbangan : Radar hatiku selalu bisa melacak dimana kamu berada (dari Putsce)

Jurusan Matematika : mencintai kamu itu seperti limit tak hingga. mencintai tanpa batas (dari Putsce)

Jurusan Penjas: mencintaimu itu kayak olahraga. Bikin sehat, kuat, bugar, dan senang sepanjang waktu. (dari Putsce)

Jurusan Hubungan Internasional : aku bisa berbahasa jepang, aku bisa berbahasa jerman, aku bisa berbahasa inggris, dan juga bahasa lainnya. tapi kamu tidak perlu repot belajar berbagai macam bahasa untuk mengetahui bahasa cinta ku padamu. (dari Kasena)

Jurusan Geofisika: ribuan bahkan jutaan gelombang seismik ku amati, namun hanya gelombang cinta dari mu yang menarik perhatian. (dari Aiiuye)

Jurusan komunikasi: ada aksioma komunikasi yang menyatakan “We Cannot Not Communicate” dan ada juga aksioma dari hatiku yang menyatakan “We Cannot Not Love each other” (dari widyarifianti)

Jurusan politik: Orang-orang bisa saja menggulingkanku dari kekuasaan, tapi mereka tidak bisa menggulingkan perasaanku padamu. (dari widyarifianti)

Jurusan Akuntansi: Cinta itu aneh, ibarat aktiva tak berwujud/intangible asstes yang gak bisa di amortisasi, gak bisa di susutkan n gak bisa berkurang karena kerugian. (dari rrrrr)

Jurusan Arsitektur: Kamu adalah point of interest dimataku yang mengisi void dijiwaku dan menggetarkan façade relung hatiku. (dari SemesterEnambelas)

Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan : Kamu kayak senyawa theobromin di coklat yang saya makan, kafein di kopi dan teh yang saya minum = bikin ketagihaaaannnn. (dari steppanibaretta)

Jurusan Manajemen: Walaupun aku dituntut untuk selalu bisa mengatur waktu,tetapi aku tidak bisa mengatur waktu aku yang selalu ingin bertemu dengan kamu.. (dari Kero)

Jurusan Planologi: Jika seluruh badanku di-peta-kan, maka hatiku adalah Kawasan Budidaya Monokultur (dari akbarizky)

#sumber: copas

Tinggalkan komentar »

smp

masa smp yang penuh dengan kenangan itu, kini perlahan segera akan meninggalkanku. dan sebuah hal baru akan kutemui, jujur aku tak mau ini semua berlalu. ingin aku hentikan waktu, agar semua tak dapat pergi dariku. semua kenangan itu seolah berputar di pikiranku, namun ada keyakinan “bahwa semua kan indah pada waktunya”. karena ku tahu aku tak mungkin menghentikan waktu, bisakah aku memutar waktu? ingin ku ubah semua kesalahanku menjadi sebuah makna. dulu, terlalu banyak kesempatan yang ku miliki, tapi aku rasa semua kesempatan itu telah meninggalkanku, karena tidak bisa menangkap makna sesungguhnya. tawa, canda, sedih, haru seolah menyatu dalam pikiranku, inginku gapai semua itu dalam khayalku dan ku pegang erat!

pikirku pun semakin melayang, aku sadar banyak orang yang berarti buatku kini akan pergi. kenyataan itu semakin membuatku tertunduk lesu. berikan aku kesempatan untuk melakukan semua yang kalian inginkan. namun aku sadari kalian hadir, untuk mengisi perjalanan hidupku. namun harus kah semua ini berakhir?
sungguh aku tak sanggup, menjalani hari hariku tanpa kalian. aku mencintai kalian :”)

Tinggalkan komentar »

Check out my Slide Show!

Tinggalkan komentar »

Believe it or Not!

Seorang Warga Negara Philadelphia Bunuh Diri dan Meninggalkan Catatan Berikut:

Saya menikahi seorang janda dengan putri yang sudah dewasa. Ayah saya jatuh cinta kepada putri tiri saya, lalu menikahinya-sehingga menjadi menantu lelaki saya, dan putri saya menjadi ibu saya karena ia menjadi istri ayah saya.

Istri saya melahirkan seorang putra, yang tentunya adalah saudara ipar ayah saya, dan juga paman saya, sebab ia adalah adik ibu tiri saya.

Istri ayah saya melahirkan seorang putra, yang tentunya adalah saudara saya, dan juga cucu saya karena ia adalah putra dari putri saya.

Demikianlah, istri saya menjadi nenek saya karena ia adalah ibu dari ibu saya-saya menjadi suami sekaligus cucu istri saya-dan, karena suami dari nenek adalah kakek-SAYA ADALAH KAKEK SAYA SENDIRI!

Mark Twain

2 Komentar »

Tugas TIK ke-2

 

kelompok :

– apriliani putri

– refina fitriyana

– suci womantri

 

narasumber : pak junawi

Tinggalkan komentar »

??

jatuh cinta bukan hal yang mudah bagi saya, banyak orang mnedefenisikan cinta secara berbeda beda, namun bagi saya cinta itu adalah saat kita bisa menilai kekurangan orang lain sebagai kelebihan. saya tidak bisa mengatur perasaan saya, saya hanya bisa mengendalikannya saja. saya juga bukan tipe orang yang bisa dikhianati, ketika hati terluka sampai ke dasarnya, oke saat itu saya sadar saya salah memaknai cinta.cint, saat anda tersakiti anda akan menganggap itu adaah sebuah awal dari kebahagian, itu bijak! setia dengan dia, meski tak ada yang tau dan menipu dengan 1001 cara! hehehe

suka, ketika anda menyukai seseorang anda mampu untuk mengasihinya namun ada belum bisa memahami seutuhnya tentang dia, anda menilai dari sekilas yang anda lihat, menilai dengan cepat, sebenarnya menilai seseorang tidak bisa saat anda mengenalnya saja, tapi anda dapat menilai sesengguhnya saat anda memahami dan mendalaminya. berbeda dengan cinta, suka terlalu gampang untuk terjadi.

kagum, merasa ia lebih dari anda dan anda pun mungkin tak bisa menjadi seperti dia! mungkin! ia adalah sosok yang berbeda dari yang lain, namun ketika sesuatu itu hilang, rasa kagum anda pun akan ikut hilang. ah gatau ah

makasih

Tinggalkan komentar »

perasaan wanita

perasaan wanita itu jauh lebih tajam dan sensitif. ketika sesuatu melukai hatinya, senjata terampuhnya adalah menagis. didepan banyak orang ia akan menjadi makhluk yang terlihat kuat dan paling bahagia karena ia pandai menutupi perasaannya! ia takkan menangis didepan orang banyak, ia hanya akan bersembunyi di balik senyum palsu! karena dalamnya hati seseorang hanya Tuhan dan ia sendiri yang tahu. tak semua rahasia harus dibagi, adakalanya rahasia harus disimpan sendiri! semua orang disekitarnya dapat ia bohongi dengan semua sikapnya yang seperti tak peduli dengan keadaannya. tapi hatinya tak mungkin ia bohongi, dan semua itu akan terlihat dimatanya, mata adalah bagian yang tidak akan bohong!

janganlah menyakiti perasaan wanita, karena saat ia tersakiti ia sulit untuk mampu berdiri kembali. saat wanita berkata ia rela memberikan orang yang paling berarti untuk orng lain yang penting orang yang dicitainya bahagia ia pun akan ikut bahagia, itu bohong! sebaliknya, ia tersakiti! dan jangan pernah mempermainkan perasaan wanita. karena ketika tidak ada kesempatan untuk anda lagi, ia akan berusaha untuk menjauh dan pergi walaupun ia tak mampu, karena di dalam pikirannya apabila ia bertahan semuanya pun tak akan membuat air matanya berhenti! sekuat tenaga ia akan melawan hatinya, walau dibalik semua itu ia tak ada daya!

saat wanita marah, bukan karena ia membencimu, tapi sebaliknya ia memperhatikan anda. ia tak ingin anda salah! ia akan mengorbankan yang ia bisa, walau tak ada yang menyadari pengorbanannya. ia diam bukan berarti ia tak perduli, tapi ia takut kehilangan anda! tapi mulutnya terkunci dengan 1001 kata yang sebenarnya ingin ia teriakkan! semua kata yang yang mungkin dapat membuat anda mengerti.

-suci-

Tinggalkan komentar »

Kematian

saat langkah kehilangan arah, saat mulut terkunci rapat, mata pun tak bisa terbuka. anda menemukan kehidupan baru, mungkin dimana kehidupan yang pernah anda dustakan! sesuatu yang tidak pernah anda bayangkan, jauh dari pikiran anda. ingin anda berlari sejauh mungkin untuk menghindari, dan berharap kembali kepada kehidupan lama anda, saat itu anda berjanji semua akan menjadi lebih baik, namun tak ada kesempatan lagi. tak ada yang mendengar tangisan anda, rintihan anda. kini anda sendiri. hanya amal yang menemani anda dengan setia. saat anggota tubuh semua berbicara, tak ada yang membela. kini anda tinggal menunggu takdir yang telah ditentukan.

kehidupan adalah sebuah petualangan, suatu saat nanti anda akan kembali ke “asal” anda! bagi orang yang beriman kematian adalah sebuah penantian, karena saat itu mereka yakin mereka bisa bertemu dengan Dzat yang mereka nanti selama ini. Allah SWT.

dan ketahuilah hal yang paling menyakitkan bukanlah kehilangan sesuatu, tapi hal yang paling menyakitkan saat dimana anda tidak bisa bertemu kembali dengan sang Pencipta!

-suci-

Tinggalkan komentar »